November 16, 2012

TUGAS PERTEMUAN 5

Pengertian SHU dan Perumusannya

Sisa hasil usaha (SHU) adalah selisih dari seluruh pemasukan atau penerimaan total (total revenue ) dengan biaya-biaya atau biaya total (total cost) dalam satu tahun buku.

Menurut UU No.25/1992, tentang perkoperasian, Bab IX, pasal 45 adalah sebagai berikut:
  • SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurang dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lain termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.
  • SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota.


Rumus Pembagian SHU

Acuan dasar membgi SHU adalah prinsip-prinsip dasar koperasi yang menyebutkan bahwa, pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.

Dengan demikian , SHU koperasi di terima oleh anggota bersumber dari 2 kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh anggota sendiru, yaitu:
  1. SHU atas jasa modal

Pembagian ini juga sekalius mencerminkan anggota sebagai pemilik  ataupun investor, karena jasa atas modalnya (simpanan) tetap diterima dari koperasinya sepanjang koperasi tersebut menghasilkan SGU pada tahun buku yang bersangkutan

2. SHU atas jasa usaha

Jasa ini menegaskan bahwa anggota koperasi selain pemilik juga sebagai pemakai atau apelanggan,

Secara umum SHU koperasi di bagi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pada Anggaran Dasar/ Anggeran Rumah Tangga Koperasi sebagai berikut:
  • Cadangan koperasi
  • Jasa anggota
  • Dana pengurus
  • Dana karyawan dana pendidikan
  • Dana sosial
  • Dana untuk pembagunan sosial

Prinsip – prinsip pembagian SHU
  • SHU yang di bagi adalah yang bersumber dari anggota
  • SHU anggota adalah jasa dari modal dan transaksi usaha yamg dilakikan anggota sendiri.
  •  Pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan
  • SHU anggota di bayar secara tunai


PEMBAGIAN SHU PER ANGGOTA

Untuk memperjelas pemahaman tentang penerapan rumus SHU per anggota dan prinsip-prinsip pemmbagian SHU seperti diuraikan diatas.

Contoh sebagai berikut:                                       

Perhitungan SHU (Laba/Rugi) Koperasi A
Penjualan / penerimaan jasa             Rp. 850.077
Pendapatan Lain                              Rp. 110.717  +
                                                       Rp. 960.794
Harga pokok penjualan                    (Rp.300.960)
Pendapatan operasional                    Rp.659.888
Beban operasional                            (Rp.310.539)
Beban Adm dan Umum                     (Rp.35.349)
SHU sebelum Pajak                           Rp.314.000
Pajak penghasilan psl. 21                   (Rp. 34.000)
SHU setelah pajak                              Rp. 280.000

  1. Sumber SHU

SHU Koperasi A setelah Pajak           Rp. 280.000

Sumber SHU:
  • Transaksi Anggota                Rp. 200.000
  • Transaksi Non Anggota          Rp.   80.000
  1.     Pembagian usaha menurut pasal 15 , AD/ART koperasi
  2.     Jumlah anggota, simpanan dan volume usaha koperasi
  3.     Dengan menggunakan rumus diatas:
SHU per anggota = SHU jasa usaha anggota + jasa modal
SHUpa = Va / VUK x JUA + Sa / TMS x JMA
SHU anggota = Va / VUK (JUA)

Contoh:
SHU usaha Adi             = 5.500 / 2.340.062 (56.000)
 = Rp. 131,62
SHU Modal anggota      = Sa / TMS (JMA)
SHU Modal Adi            = 800/345.420 (24.000)
 = Rp. 55,58

Dengan demikian, jumlah SHU yang diterima ADI adalah Rp. 131,620 + Rp. 55,580 = Rp. 187,2

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar